Archive for the ‘Wordpress’ Category

Cara Membuat Kolom Advanced Search pada WordPress

Keberadaan search box alias kotak pencarian pada website sangat penting, terutama website yang jumlah artikelnya udah banyak. Perannya sangat membantu pengunjung supaya tidak tersesat, biar mereka ga kebingungan nyari tulisan yang diinginkan. Kasian kalo sampe nyasar di web/blog kita, apalagi kalo sampe ga tau jalan pulang, bisa berabe ni urusannya, heu3.. 😀

Nah, supaya pengunjung nyaman di web/blog kita, ga sampe kejadian ada yang nyasar, maka sangat dianjurkan untuk memasang search box. Di hampir setiap web/blog, khususnya wordpress, udah disediain fasilitas tersebut, tinggal tempel doang. Nah, masalahnya adalah fitur search box bawaan wordpress tersebut kemampuannya standar banget. Sehingga kurang begitu membantu untuk mencari file yang sangat spesifik. Artinya perlu fitur yang lebih advance.

Kabar baiknya, Omje nemuin plugin advanced search box WordPress yang ane maksud tadi, namanya Facetious.  Plugin ini membantu pengunjung mencari file berdasarkan kategori, tag, format, waktu, jenis tulisan, dll. Intinya supaya hasil pencariannya lebih mendekati pada apa yang diinginkan pengunjung.

Omje sendiri belom nyoba ni plugin, soalnya baru baca ripiuwnya dari WPBeginner :p. Ulasan lebih detilnya bisa dibaca dibawah. Cekidot soob..

http://www.wpbeginner.com/plugins/how-to-add-an-advanced-search-box-in-wordpress-using-facetious/

Advertisements

Solusi Masalah “Fatal Error Allowed Memory Size Exhausted”

Image representing WordPress as depicted in Cr...

Pagi tadi Omje ngecek beberapa website klien yang ane menten, dan ternyata salah satunya ga bisa diakses hadirin, yang ada cuman tulisan:

Fatal error: Allowed memory size of 33554432 bytes exhausted (tried to allocate 7680 bytes) in /home/xyz/public_html/abc/tuv/wp-includes/kses.php(1005) : runtime-created function on line 1

Begitu kurang lebih notifikasinya.

Omje langsung gerak cepat untuk membereskannya: Search Om Gugel 😀

Ane cari2 disana, dan nemu banyak orang yang pernah ngalamin hal yang sama, berikut beberapa alternatif solusinya. Omje pun langsung nyobain berbagai cara yang ditawarkan, diantaranya seperti yang ada dalam tulisan berikut ini:

WordPress › Support » Fatal error: Allowed memory size of 33554432 bytes exhausted.

Inti solusinya adalah naikin php memory nya. Nyetingnya ada yang nyaranin ngedit file  wp-config.php, .htaccess, wp-setting.php, dan ada juga file php.ini.

Dari berbagai solusi yang ditawarkan, ga ada yang manjur. Macem2 tingkat kemanjurannya. Ada yg ga berhasil sama sekali. Ada juga yang berhasil, tapi cuman berhasil membuka akses ke frontend doang, maksudnya untuk ngakses website nya sih bisa, tapi pas ngakses ke backend alias halaman adminnya, muncul lagi eror yang tadi.

Maka, setelah berbagai solusi dicoba, akhirnya ane nemuin cara yang manjur untuk kasus web ane tadi, yaitu lewat file php.ini.

Cara yang ane lakuin bikin file php.ini yang isinya:

memory_limit = 64M ; Maximum amount of memory a script may consume (64MB)

Simpen file tersebut di root ato folder tempat nyimpe file website ane, udah gitu simpen juga di wp-admin. Alhamdulillah cara ini berhasil.

Pertanyaannya, kenapa bisa terjadi eror memory tersebut?

Ane nemuin jawaban yang menarik, seperti yang ane baca disini:

http://wordpress.org/support/topic/fatal-error-allowed-memory-size-of-2

Katanya, itu bisa jadi karena terlalu banyak plugin yang diinstal. Oleh karenanya di forum lain ada yang nyaranin supaya uninstall/deactivate plugin. Nanti setelah web bisa diakses, tinggal install/activate lagi.

Mungkin ada yang bertanya, bagaimana cara uninstall/deactivate plugin dalam kondisi backend ga bisa diakses (ga bisa masuk ke admin). Simpel ajah, masuk via ftp ato cpanel, dari situ masuk ke folder plugin, trus rename plugin yang mau akan di uninstall/deactivate. Beres.

Untuk cara yang terakhir ini, omje sendiri belom nyoba kemanjurannya mengatasi eror memory tadi.

Okeh segitu ajah, lanjut kerja lagiiii 😀

Press This – Fitur WordPress Cara Mudah Upload Artikel

WordPress

Udah lama nih Omje ga ngeblog, maaf sodarah-sodarah…sibuk.

Heu3..sok sibuk banget. Tapi ya begitulah adanya. Pengennya setiap hari ada 1 artikel yg diposting, seperti waktu awal2 ngeblog, tapi ternyata penyakit kambuhan datang: rajin diawal..belakangan nyungsep :p

Emang ya, ternyata istiqomah itu ga cuman dalam masalah agama aja, dalam hal seperti ini juga perlu istiqomah. Ato dalam bahasa Omje, konsisten. Artinya, dalam hal apapun kita itu musti konsisten hadirin. Apalagi dalam perbuatan baek, harus konsisten.

Bicara masalah istiqomah ato konsisten, Omje jadi teringat salah satu sabda Rasulullah Saw, bahwa amalan yang sedikit tapi istiqomah/konsisten:

عن عائشة بنت أبي بكر الصديق –رضي الله عنهما- قالت : قال رسول الله  صلى الله عليه وسلم : ((أَحَبُّ الْعَمَلِ إِلَى اللَّهِ مَا دَاوَمَ عَلَيْهِ صَاحِبُهُ وَإِنْ قَلَّ )) متفق عليه , و اللفظ لمسلم

Dari ‘Aisyah binti Abi Bakr Ash-shiddiq –radhiallahu anhuma- berkata : Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda : “Amalan yang lebih dicintai Allah adalah amalan yang terus-menerus  dilakukan walaupun sedikit”.HR Bukhari dan Muslim, dengan lafazh Muslim.[Shahih Muslim (2779)]

Continue reading

Upload WordPress dan Prestashop Localhost ke Hosting

Bikin web enaknya emang di localhost dulu, lebih cepet coz running dari kompi sendiri, dan ga perlu koneksi internet. Proses editingnya juga lebih mudah.

Setelah beres bikin di localhost, baru kita pindahin ke server hosting. Bagaimana caranya? Insyaallah gampang, banyak ko tutorialnya di internet. Salah satunya artikel yang satu ini, bisa dijadikan referensi.

Cekidot gan..

Memindahkan wordpress dari wamp localhost ke cpanel hosting 2012-9-7 |.

Upload Prestashop dari Localhost ke Hosting

60 Tempat Download Gratisan Untuk Web Design

Omje nemuin koleksi 60 website yang ngasih download gratisan produk2 untuk keperluan web design, seperti wordpress theme, logo, flyer, template, brush, font, vector, icon, plugins, wallpapers, dll.

Cekidot soob..

60+ Splendid Websites Every Designer Should Visit To Download Freebies.

WordPress Auto Installer untuk Localhost (WAMPP or XAMPP)

Proses bikin website sebetulnya gampang banget, apalagi dengan adanya cpanel di hosting kita, yang fungsinya sebagai auto installer script website seperti wordpress, joomla, prestashop, magento, phpBB, dll.

Tapi itu kan untuk dijalankan secara online di share hosted, trus gimana caranya supaya auto installer script website tersebut bisa dijalankan secara local? Jawabannya telah ditemukan sodarah-sodarah, sama si om Ohad Raz.

Omje baca di blognya, ternyata auto installer script website, khususnya engine wordpress bisa dilakukan di localhost juga. Si om Ohad ini bikin script wordpress auto installer for WAMPP/XAMPP untuk meringankan kerjaan wordpress web developer hadirin, dengan begitu proses instalasi script bisa lebih cepet & ga ribet. Dah gitu filenya langsing, cuman 18 kb.

Okeh, langsung ajah ke tekape, cekidot soob..

WordPress auto installer for wamp – BainternetBainternet.